12 Tips Memperbaiki Suasana Hati

bad mood 




 
 
 
 
Siapapun bisa mengalami hari yang suram. Hari saat semua yang kita kerjakan tidak berhasil sempurna seperti yang diharapkan. Bukan hanya belajar , bekerja , bahkan merembet ke kehidupan pribadi. Serasa alam semesta bermusuhan dengan diri kita sendiri.



Nah apa yang akan kita lakukan? Tentu saja kita tak boleh berdiam diri begitu saja. Lawanlah dengan langkah-langkah berikut ini

Tolak Keinginan Untuk Meneraktir Diri Sendiri
Makan di restoran mewah misalnya. Tentu ada kesenangan di dalamnya tapi itu hanya bertahan beberapa menit setelah itu masalah akan datang lagi ditambah rasa bersalah , kehilangan kendali bahkan berbagai hal negatif lainnya.

Lakukan Sesuatu yang Menyenangkan Untuk Orang Lain
Perbuatan baik selalu terasa baik. Ini sungguh sungguh terjad. Berilah kesenangan kecil untuk orang di sekitar anda dan lihat hasilnya

Alihkan Perhatian
Jangan Tenggelam dalam masalah yang beruntun. Alihkan perhatian dengan melakukan hal kecil lainnya tapi yang menyenangkan. Sebagai contoh : membaca , menonton film , memasak , jalan jalan sekitar rumah. Apapun boleh asal berdampak positif dan tidak mengeluarkan biaya

Carilah Kedamaian Dengan Aktivitas Yang Berbeda
Banyak yang bisa dilakukan seperti membersihkan sudut sudut rumah , membersihkan pakaian , membersihkan kamar sendiri , mensortir baju. Perasaan melihat hal yang langsung beres dalam sekejap memberi perasaan terkendali dan nyaman

Katakan Pada Diri Sendiri "Yah Paling Tidak Lebih Baik Dari.."
Mengingat sesuatu yang menyenangkan bisa membangkitkan semangat seperti paling tidak berolahraga bermain dengan anak kecil , ikut bakti sosial dan apapun yang bisa disyukuri.

Berolahraga
Melakukan aktivitas fisik adalah cara memperbaiki suasana hati yang hebat. Tapi berhati hatilah agas anda tetap fokus pada olahraga yang anda lakukan, agar pikiran tak hanyut memikirkan masalah itu itu saja.

Hubungi Teman Teman
Kebanyakan orang menghadapi masalah secara individual padahal hal ini sangat tidak disarankan. Lebih baik bila anda menghubungi teman dekat dan mengobrolkannya.

Karena Pagi Itu Indah
Pagi yang cerah selalu membawa semangat baru untuk hidup. Jadi segeralah tidur cepat waktu malam agar keesokan harinya bisa siap menyambut pagi hari. Memang saat ada masalah , orang jadi sulit tidur . Tapi kini kamu tahu cara mengatasinya.

Mengingatkan Diri Sendiri Akan Identitas Yang Lain
Tak ada satu identitas yang bisa menjelaskan kepribadian orang. Tiap orang pasti setidaknya memiliki lebih dari satu identitas. Saat mendapat musibah , masih ada orang lain yang memikirkanmu.

Kembali Ke Perspektif Tiada Yang Abadi
Kesenangan tiada yang abadi begitu juga kesedihan dan semua masalah. Jadi berpikirlah demikian.

Menulis
Daripada membiarkan masalah di otak berputar putar Lebih baik menuliskannya dalam tulisan dan mengumpulkan kemungkinan solusi yang bisa dilakukan. Ini sangat membantu.

Bersyukur
Ini yang paling penting. Ingatlah kenangan masa lampau saat kamu berhasil dalam suatu hal. Kamu pernah berhasil , bersyukurlah atas keberhasilanmu yang dulu. Yakinlah bahwa kini kamu pasti akan berhasil menyelesaikan masalah yang ada
 
http://palingcerdas.blogspot.com/2012/06/12-tips-memperbaiki-suasana-hati.html 
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

10 Manfaat Senyuman


Senyum adalah ibadah, menjalani sesuatu dengan senyum selain bermanfaat baik buat hubungan dengan sekitar, karna senyum adalah jarak yang terdekat antara dua manusia. Selain itu senyum berdampak positif juga buat kesehatan tubuh kita. 


1. Senyum membuat Anda lebih menarik
Orang yg banyak tersenyum memiliki daya tarik.Orang yg suka tersenyum membuat perasaan orang disekitarnya nyaman dan senang.Orang yg selalu merengut, cemberut, mengerutkan kening, dan menyeringai membuat orang-orang disekeliling tidak nyaman. Dipastikan orang yg banyak tersenyum memiliki banyak teman.

2. Senyum mengubah perasaan
Jika Anda sedang sedih, cobalah tersenyum.Senyuman akan membuat perasaan menjadi lebih baik.Menurut penelitian, senyum bisa memperdayai tubuh sehingga perasaan berubah.

3. Senyum bisa menular
Ketikan seseorang tersenyum, ia akan membuat suasana menjadi lebih riang. Orang disekitar Anda pasti akan ikut tersenyum dan merasa lebih bahagia

4. Senyum menghilangkan stres Stres bisa terlihat di wajah.
Senyuman bisa menghilangkan mimik lelah, bosan, dan sedih.Ketika anda stres,ambil waktu untuk tersenyum. Senyuman akan mengurangi stres dan membuat pikiran lebih jernih.

5. Senyum meningkatkan imunitas.
Senyum membuat sistem imun bekerja lebih baik.Fungsi imun tubuh bekerja maksimal saat seseorang merasa rileks. Menurut penelitian, flu dan batuk bisa hilang dengan senyum.

6. Senyum menurunkan tekanan darah
Tidak percaya? Coba Anda mencatat tekanan darah saat anda tidak tersenyum dan catat lagi tekanan darah saat anda tersenyum saat diperiksa. Tekanan darah saat Anda tersenyum pasti lebih rendah.


7. Senyum melepas endorphin, pemati rasa alamiah, dan serotonin
Senyum ibarat obat alami.Senyum bisa menghasilkan endorphin,pemati rasa alamiah, dan serotonin.Ketiganya adalah hormon yg bisa mengendalikan rasa sakit.

8. Senyum membuat awet muda
Senyuman menggerakkan banyak otot .Akibatnya otot wajah terlatih sehingga anda tidak perlu melakukan face lift. Dijamin dengan banyak tersenyum Anda akan terlihat lebih awet muda.

9. Senyum membuat Anda kelihatan sukses.
Orang yg tersenyum terlihat lebih percaya diri,terkenal, dan bisa diandalkan.Pasang senyum saat rapat atau bertemu dengan klien.Pasti kolega Anda akan melihat Anda lebih baik.

10. Senyum membuat orang berpikir positif.
Coba lakukan ini : pikirkan hal buruk sambil tersenyum. Pasti susah. Penyebabnya, ketika Anda tersenyum,tubuh mengirim sinyal "hidup adalah baik".Sehingga saat tersenyum, tubuh menerimanya sebagai anugerah.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Cara Membalik Telor Ceplok aka Mata Sapi dengan Sempurna

Telur mata sapi (dari bahasa Perancis Œil de Bœuf) adalah hidangan dari telur (biasanya ayam) yang digoreng dengan minyak goreng panas tanpa diaduk terlebih dahulu. Di Indonesia dikenal juga sebagai telur ceplok.
Di Amerika Utara, telur mata sapi memiliki beberapa cara menggoreng berdasarkan tingkat kematangan kuning telur sewaktu dihidangkan. Pengunjung rumah makan yang belum terbiasa mungkin bingung menjawab pertanyaan yang diajukan pelayan restoran, "How would you like your eggs?" (bagaimana Anda menginginkan telur dimasak?)
  • Over hard atau hard — telur digoreng bolak-balik sampai kuning telur menjadi matang.
  • Over medium — telur digoreng bolak-balik sampai kuning telur tidak bergoyang-goyang lagi tapi masih setengah matang.
  • Over easy atau disebut juga runny — telur dipecahkan di atas penggorengan dan dibalik sekali, tapi kuning telur masih setengah matang. Telur mata sapi seperti ini sering disebut sunny side down. Penduduk Maryland dan orang Pennsylvania Dutch menyebutnya sebagai dippy eggs atau dip eggs, sedangkan orang barat daya Pennsylvania menyebutnya sebagai treasure eggs.
  • Sunny side up — telur digoreng tanpa dibalik, kuning telur masih encer di dalam. Seringkali minyak disiram-siramkan ke bagian kuning telur agar tidak terlalu mentah, dikenal juga sebagai eggs up.
  • Fried — telur digoreng bolak-balik sampai kedua sisi, kuning telur dipecahkan dan digoreng sampai kuning telur matang.


Biasanya kalo lidah orang Indonesia ini demen ama telor ceplok yang digoreng bolak-balik, iya Gak...
Nah masalahnya, apa ente sekalian bisa bikin telor ceplok yang bagus? Biasanya sih kalo pemula tuh pasti gagal pas berusaha ngebalikin telor ceploknya. Tapi tim dari malesbanget ngasih tahu Cara Membalik Telor Ceplok Dengan Sempurna, mari kita saksikan Bung!!!

Langkah 1: Siapkan Penggorengan
Quote:


Saran dari malesbanget sih penggorengannya yang teflon gitu, biar telornya gak nempel-nempel.
Langkah 2: Nyalain Kompor
Quote:


Ya iyalah, kalo gak dinyalain telornya gak bakal jadi.
Gimana sih Juragan...

Langkah 3: Tuang Minyak
Quote:

Kunci utama supaya agan and aganwati bisa membalik telor ceplok dari sempurna adalah di minyak. Kamu perlu menuang minyak yang cukup, agar telor tidak menempel di dasar penggorengan. Tapi jangan kebanyakan juga sih. Nanti telornya berkuah minyak. Males juga tuh.
Tapi kalo Teflonnya bagus tanpa minya juga udah oke tuh, cari aja di FJB sapa tau ada yang jualan teflon yang bagus...!!!
Langkah 4: Pecahkan Telor

Ketika minyak sudah cukup panas, pecahkan telor secara hati-hati.
Kalo agan or aganwati gak bisa pake satu tangan, gak usah sok-sok pecahin pake satu tangan.
Dua tangan lebih aman.


Hmm wangi!
Langkah 4: Biarin Beberapa Saat Sampe Bagian Bawah Telor Lumayan Keras



Sambil agan and aganwati main-mainin dikit pinggir telornya pake sutil, biar bunyi ‘cessh cessh’ gitu.
Kayaknya keren aja gitu, biar keliatannya para juragan jago masak.
Langkah 5: Balik Telornya!



Nah, kalo udah, di sinilah tantangan sesungguhnya!
Selipkan sutil agan ke bagian bawah pinggiran telor yang lebih deket ke bagian kuning telornya, kemudian – jreng jreng jreng...

Eh eh! Wow! Magic!!


Waaahhhwww! Telornya terbalik sempurna!
Nah, kalo udah gini tinggal tunggu telor matang sesuai keinginan and selera juragan aja sih. Kalo masih pengen agak setengah mateng ya jangan lama-lama dimasaknya.
Gimana? Berhasil gak? Biasanya sih awal-awal pasti gagal. Ini emang butuh latihan keras setiap hari sih. Kalo mau gampang ya suruh mbak or bibiknya aja bikinin. Dia pasti lebih jago dari juragan. Ato pesen aja di tukang ind*mie yang biasanya buka 24 jam, biasanya jago-jago juga bikin telur ceplok hehehe...
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Thumbs up 10 Tanaman Hias Yang Bekerja Sebagai Pembersih Udara Dalam Ruangan

Kebanyakan orang tidak mengerti mengapa mereka merasa sakit. Mereka mungkin tidak tahu bahwa di dalam rumah, berbagai racun hadir setiap saat: toluena, xilena, etil asetat, metilen, aseton dan kloroform. Tiga racun lain bahkan merupakan ancaman utama: benzena, trichloroethylene dan formaldehida yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan yang serius, seperti asma, kanker dan berbagai alergi.

Dalam beberapa tahun terakhir, para ilmuwan di NASA dan Associated Landscape Contractors of America (ALCA) telah menemukan bahwa ada berbagai tanaman hias yang bisa membuat udara rumah bersih, murni dan seimbang. Tanaman-tanaman ini tidak hanya menyerap polutan, tapi juga mengenyahkan gas-gas berbahaya dari udara. Bagaimana, luar biasa, kan?

Mari kita mengunjungi galeri tanaman hias yang bermanfaat, yang dapat melawan polutan di dalam ruangan :



Spider Plant (Chlorophytum comosum)

Spider plant merupakan tanaman yang tumbuh dengan cepat. Tanaman ini bagus untuk menghilangkan gas beracun dan pengotor lain, seperti formalin dan xylene. Untuk mendapatkan efek yang lebih baik, tanaman ini harus diletakkan di dapur, di dekat perapian atau di tempat-tempat di mana karbonmonoksida terakumulasi



Pakis Boston (Nephrolepsis exaltata bostoniensis)

Tanaman eksotis yang anggun dengan daun melengkung dan berjumbai. Pakis Boston bertindak sebagai humidifier alami. Pakis Boston akan tumbuh lebih baik lagi jika berada di tempat berkondisi lembab. Dengan melepaskan kelembaban ke udara, mereka menghapus polusi udara jahat seperti benzena, formaldehida dan xilena. Juga menyediakan udara bersih di dalam rumah


English Ivy (Hedera helix)


Meskipun daunnya beracun, English Ivy adalah houseplant yang sangat populer dan paling cocok bagi penderita asma dan alergi. Mudah tumbuh di bawah sinar matahari cerah, tanaman ini memiliki kemampuan luar biasa untuk menghilangkan benzena, formaldehida serta berbagai bahan kimia beracun yang dikeluarkan oleh bahan sintetis.


Areca Palm (Chrysalidocarpus lutescens)

Tumbuhan ini sangat sensitif dan dikenal sebagai humidifier. Meskipun tanaman ini tumbuh lambat dan membutuhkan perawatan sepanjang tahun, namun tanaman ini dapat disimpan di mana saja, terutama di sebelah furnitur yang baru dipernis atau di ruangan berkarpet. Tanaman ini membantu mengeluarkan racun mematikan, seperti formalin dan xilena.


Golden Pothos (Epipremnum aureum)

Juga dikenal sebagai Devil’s Ivy atau Silver Vine, Golden Pothos adalah tanaman yang sangat invasif. Dengan daunnya yang hijau dan batangnya yang progresif, tanaman ini dapat merambati daerah sekitarnya. Tanaman ini sangat efisien untuk menghilangkan polutan dalam ruangan seperti formaldehida, benzena dan xilena. Tapi, tanaman ini beracun bagi anjing, kucing, bahkan anak-anak.


Aloe Vera (Aloe barbadensis)

Kita semua tahu bahwa lidah buaya dihadirkan dalam banyak produk perawatan kulit. Tidak hanya berguna bagi kulit, tanaman ini juga mampu menyaring emisi gas dari bahan berbahaya beracun.


Chinese Evergreen (modestum aglaonema)

Sebagai tanaman pembersih udara yang sangat baik, Chinese evergreen merupakan tanaman herbal abadi. Tanaman ini akan tumbuh lebih baik lagi dengan sedikit air dan cahaya minimum. Tanaman ini dapat menyaring racun udara seperti benzena dan formaldehida.


Snake Plant (Sansevieria trifasciata)

Banyak digunakan sebagai tanaman hias, tanaman lidah mertua merupakan tanaman cemara abadi yang toleran terhadap kurangnya air dan hujan. ilmuwan menemukan bukti bahwa tanaman ini memiliki kemampuan luar biasa untuk menyerap formaldehida, nitrogen oksida dan berbagai bahan kimia lain yang hadir di udara. Satu tanaman dewasa berdaun 4/5 helai dapat menyegarkan kembali udara dalam ruangan seluas 20 m persegi.


Marginata (Dracaena marginata)

Seseorang tidak dapat mengabaikan keindahan marginata, tanaman yang memiliki daun tipis berkilau dengan tepian merah. Tidak hanya menghilangkan formalin dan benzene dari udara, tanaman ini juga mampu menyaring racun lain yang hadir di udara. Namun, perawatan yang tepat harus diambil saat menempatkan tanaman di dalam rumah karena bisa menjadi racun bagi anjing.


Peace Lily (Spathiphyllum)

Peace lily terkenal karena mampu mengurangi racun dalam ruangan yang dapat menyebabkan kanker. Peace lily sangat bagus dalam membersihkan udara. Membantu menghilangkan benzena dan formaldehida. Tak diragukan lagi tanaman ini disarankan untuk rumah yang memenuhi istilah 'sindrom bangunan sakit
http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=7880344

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Faktor - faktor pemicu kegemukan


Tak ada orang ingin menjadi gemuk. Kegemukan merupakan 'undangan' untuk berbagai penyakit. Sekitar 90 persen masalah kegemukan disebabkan oleh doyan makan makanan enak dan gaya hidup tak sehat.

Menurut dr. Inge Permadhi, Dr., MS, SpGK dari RSCM menjelaskan kenaikan berat badan bisa disebabkan karena hal-hal lain yang tak diduga sebelumnya.


Genetik




Seringkah Anda melihat orangtua gemuk anaknya juga gemuk? Ya, obesitas bisa diturunkan melalui faktor genetik. "Salah satu orangtua gemuk, anak memiliki risiko 30-40 persen mengalami kegemukan. Jika kedua orangtua gemuk, anak berisiko hingga 70-80 persen," jelas dr. Inge.


Penyakit tertentu



Sindrom cushing bisa memicu kenaikkan berat badan karena tubuh tidak bisa memproses nutrisi dengan tepat. Selain itu, pengonsumsian beberapa obat juga menyebabkan kenaikan berat badan, seperti pil KB, obat kejang dan sebagainya.


Bertambah usia



Tak hanya keriput saja yang muncul seiring pertambahan usia. Namun, juga perut akan semakin membuncit dan lemak semakin menumpuk. Menurut penelitian, proses penuaan membuat metabolisme alami dan mobilitas tubuh semakin berkurang. Hal ini menyebabkan timbulnya proses penggantian massa otot dengan lemak tubuh.

Selain itu, wanita lanjut usia cenderung mengalami penurunan hormon estrogen, sehingga tubuh pun menjadi kegemukan.


Banyak anak



Kata pepatah, banyak anak tak hanya bikin banyak rejeki. Tapi juga bikin gemuk. "Banyak anak membuat orangtua gemuk karena kalau makanan anak nggak habis, mau nggak mau orangtuanya yang menghabiskan. Akhirnya, berat badan naik," jelas dr. Inge.


Perbaikan ekonomi



Semakin tinggi tingkat perekonomian seseorang, maka gaya hidupnya akan berubah. "Banyak uang, orang cenderung memilih makan di luar. Akibatnya, pola makan tidak terkontrol dan cenderung memilih yang tidak sehat," ungkap dr. Inge.


Merokok



Merokok dapat meningkatkan laju metabolisme. Ketika seseorang berhenti merokok, tingkat metabolisme cenderung menurun secara signifikan, sehingga menyebabkan kegemukan.


SEKIAN DARI SAYA, APABILA ADA SALAH MOHON DIMAAFKAN, SEMOGA BERMANFAAT.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Saat Udara Panas, Jangan Makan Es Krim, Makanlah Sambal!



Jakarta - Sambal dan makanan pedas biasanya terdapat di negara-negara tropis atau beriklim panas. Padahal, menyantap hidangan yang mengandung cabai atau lada membuat kita berkeringat dan kegerahan. Mengapa begitu ya?


Biasanya, saat cuaca sedang terik, kita mendinginkan diri dengan makan es krim atau meminum air es. Begitupula saat udara dingin, kita lebih suka makan bakso atau makanan berkuah panas dan pedas lainnya. Padahal, menurut ilmuwan, justru makanan pedas yang mampu menurunkan suhu tubuh kita, bukan minuman dingin.


"Apapun makanan yang lebih dingin dari suhu tubuh awalnya akan menghasilkan efek menyejukkan secara sistemik," ujar Gerard E. Mullin, direktur gastroenterology di Johns Hopkins Hospital, kepada The Seattle Times. Meski begitu, efeknya hanya 15-20 menit sebelum es krim menghasilkan efek sebaliknya.


Bagian tubuh yang bersentuhan dengan es krim menjadi dingin karena panasnya dipindahkan ke es krim. Namun, setelah proses pencernaan berjalan, suhu tubuh meningkat. Pasalnya, tubuh bekerja mencerna dan menyerap nutrisi dari es krim sekaligus menyimpan kalori.


"Tubuh akan merespon hilangnya energi atau panas dengan meningkatkan aliran darah ke daerah yang dingin tadi. Hasilnya, suhu tubuh akan kembali seperti semula (37 C)," tambah Barry G. Swanson, profesor dan ketua Food Science and Human Nutrition di Washington State University. Jadi, mengonsumsi makanan dingin tidak benar-benar mengubah keseluruhan temperatur tubuh.


Bagaimana dengan makanan pedas? Mungkinkah makanan ini justru dapat mendinginkan tubuh? Meski terdengar tidak logis, jawabannya adalah iya. Menurut Luke LaBorde, profesor ilmu pangan di Penn State University, fenomena ini dinamakan gustatory facial sweating.


Efek sambal berkebalikan dengan es krim, di mana makanan pedas membuat tubuh terasa hangat lalu berangsur-angsur menjadi sejuk. "Panas setelah memakan makanan pedas membuat tubuh berkeringat. Saat angin bertiup mengenai tubuh kita, suhu tubuh menjadi dingin karena penguapan," jelas Swanson.


Makanan pedas juga dapat mempercepat aliran darah ke kulit sehingga kulit memerah. Peningkatan aliran darah di area tubuh tertentu mengakibatkan naiknya suhu. Setelah kulit tak lagi memerah, Anda akan merasa sejuk.


sumber : detik..com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

kisah seorang istri yang tak pernah cinta suaminya selama 10 tahun


Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.

Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.

Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.

Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.

Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya.

Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami.

Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkimpoianku, aku juga membenci kedua orangtuaku.

Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi.

Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya.

“Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut.

Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??”
matabelo
“Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu.

Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.

Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi, ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.

Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.

Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara.
Top of Form



,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.
matabelo
Saat pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya.

Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku.

Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.

Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku.

Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia.

Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku.

Istriku Liliana tersayang,
Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu.

Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang.

Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku.

Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy!

Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note.

Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta.

Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi.

Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?”

Aku merangkulnya sambil berkata “Cinta sayang, cintailah suamimu, cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan mendapatkan segalanya. Karena cinta, kau akan belajar menyenangkan hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar apapun persoalan, kalian akan menyelesaikannya atas nama cinta.”

Putriku menatapku, “seperti cinta ibu untuk ayah? Cinta itukah yang membuat ibu tetap setia pada ayah sampai sekarang?”

Aku menggeleng, “bukan, sayangku. Cintailah suamimu seperti ayah mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua. Ibu setia pada ayah karena cinta ayah yang begitu besar pada ibu dan kalian berdua.”

Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada suamiku. Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus.

 
- T A M A T -

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS